Thursday, November 12, 2015

Manajemen Kebun Hidroponik

Manajemen Kebun Hidroponik

Ketika bertanya tentang SOP perawatan Gully talang [1] di BBH, Alhamdulillah, Om Soelis menjawab secara lengkap, bagaimana cara mengelola kebun hidroponik, berikut penjelasannya :

  1. Pengecekan pompa & pembersihan max. Per 3 bulan/melihat kondisi. 
  2. Pembersihan guly dilakukan sehabis panen "wajib". 
  3. Penandaan generasi tanaman/penjadwalan difungsikan untuk rotasi tanaman dan tolak ukur produksi, agar terukur kapasitas dan prosuksi agar teratur. 
  4. Pembersihan tandon dilakukan sehabis panen jika; budidaya dilakukan 1 modul 1 tandon/pompa.

    Jika menggunakan sistem paralel/1 tandon/1pompa; pembersihan dapat dilakukan per 3 bulan sekai/lihat kondisi dan atau dapat dilakukan bersamaan dengan ketika pembersihan pompa, dan dapat juga setiap 2 kali rotasi tanaman; karena 2 rotasi panen sebaiknya dibersihkan karena air nutrisi/pekatan yang ada dikhawatirkan terdapat bahan/larutan nutrisi yang masih tersisa mengalami ketidak seimbangan komposisi nutrisi.

     
  5. Atap dan dinding juga sebaiknya dibersihkan secara berkala, karena; apabila atap kotor maka akan menggangu fotosintesis tanaman, yang berakibar tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik.
     
  6. Dalam memilih atap sebaiknya gunakan kaca/plastik UV yang baik dengan kadar UV 12-18%, disesuaikan kondisi tanaman dan lingkungan,

    Tapi untuk kita sebagai pemula kadar UV 14% sudah lebih dari cukup.

     
  7. Kebersihan lingkungan GH juga harus diperhatikan, karena lingkungan GH yang kurang bersih, patut dicurigai sebagai inang/sarang hama dan penyakit.
     
  8. Pemasangan plastik UV harus kencang dan tdk boleh kebalik, cirinya bagian luar dari lipatan ditempatkan bagian atas/yang terpapar langsung sinar matahari, karena sangat berhubungan dengan daya tahan plastik UV.

Referensi

  1. Membuat Sendiri Gully dari Talang Air, http://belajar.bebeha.org/2015/05/membuat-sendiri-gully-dari-talang-air.html

Tuesday, November 10, 2015

Berkenalan dengan The New Growing System (NGS)

Status : Draft
  1. Apa itu  NGS ?
  2. Apa perbedaan NGS dengan 6 sistem hidroponik yang sudah kita kenal terlebih dahulu ? [1]


Referensi

  1. Prinsip Dasar Hidroponik , http://belajar.bebeha.org/2014/05/prinsip-dasar-hidroponik.html
  2. New Growing System, System to Cultivate in the most arid areas, http://www.ceralqui.com/docu/NG_System.pdf
  3. No sterilisation needed with this growing system, http://www.farmersweekly.co.za/article.aspx?id=71191&h=No-sterilisation-needed-with-this-growing-system

Friday, November 6, 2015

Bagaimana Cara Menurunkan TDS ?

Bagaimana Cara Menurunkan TDS ?

Status : Draft
Panduan Pertanyaan :
  1. Cara apa saja yang dapat digunakan untuk menurunkan TDS ?

Berikut tips dari : Andre Stars Eff 

Cara filter kimia fisika. Bahan2 yang diperlukan juga mudah diperoleh, seperti batu zeolit, karbon aktif, pasir silika, sapu ijuk.
dengan urutan filter: batu zeolit - karbon aktif - pasir silika- sapu ijuk. mohon dikoreksi jika ada kesalahan.
bahan2 tersebut bisa disusun dari atas ke dasar di pada tong besar atau galon yang bagian bawahnya diberi keran sebagai output air. supaya kualitas output air terjaga, tetap diperlukan perawatan berkala pada filter.

Tuesday, October 27, 2015

Manifold Hidroponik

c

Manifold hidoponik dipakai di instalasi NFT bertingkat

Masih banyak orang yang belum mengetahui fungsi manifold dalam hidroponik Untuk menanam tanaman secara hidroponik tentu ada banyak sistem dan cara. Tergantung bagaimana anda mau memilih peralatan dan juga sistem hidroponik yang mau anda gunakan. Gambar diatas adalah manifold untuk membuat nft kit menggunakan pralon : Manifold intinya digunakan untuk membagi air dari pompa ke set peralon atau ke sistem hidroponik yang kita buat. Umumnya digunakan pada sistem nft namun tentu saja tidak menutup kemungkinan pada sistem yang lain.

Manifold biasanya digunakan untuk meja nft/dft susun/vertikultur om, kalau untuk meja datar dirasa tidak perlu menggunakan ini

Cara kerjanya :

Pompa dialirkan ke ke pipa 1/2 inch dan di teruskan ke dalam manifold, lalu dibagi ke beberapa bagian nepple yg sudah dipasang. Ukuran pipa tempat nepple dipasang pada gambar diatas adalah 2,5 inchi.

Sumber : Dower Teknik Vertikultur

Wednesday, October 14, 2015

Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha Tani Sayuran Hidroponik Skala Kecil dengan Sistem NFT

Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha Tani Sayuran Hidroponik Skala Kecil dengan Sistem NFT

Oleh : Paktani Hydrofarm

Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha tani Sayuran Hidroponik Sekala kecil dengan system NFT adalah sebagai berikut :

Biaya investasi dan penyusutan peralatan :

1. Biaya Penyusutan :
  1. Sewa lahan untuk luas 500 m2/musim tanam (1 tahun)
  2. Tendon air 100 liter 10 buah, Penyusutan ± 5 tahun Rp. 1.000 000,-
  3. Tray + pembibitan 1000 buah penyusutan 3 tahun  Rp. 350 000,-
  4. Pembuatan media tanam  dengan pipa pvc 2,5”( Paralon ) 320 batang, Penyusutan 5 tahun Rp. 14. 000 000,-
  5. Net /jaring 100 meter, penyusutan 2 tahun Rp. 1.250 000,-
  6. Pompa air 20 buah, penyusutan 1 tahun Rp. 1.500 000,-
  7. Lain-lain 10% dari total Investasi Rp. 1.800 000,-Total biaya investasi / penyusutan = V

 2.       Biaya Variabel tidak Tetap ( biaya produksi ):
  1. Larutan Nutrisi untuk 20 unit modul /media tanam dengan harga member  Rp.65 000 x 10 st / 10 000 ltr = Rp. 650 000.-
  2. Pemakaian listrik / bulan
  3. Rockwool media semai/tanam dengan harga member 8 slab x 55 000 = Rp. 440 000.-
  4. Pestisida nabati
  5. Air
  6. Benih untuk 20 modul tergantung benih Rp. 
  7. Tenaga kerja pengawas 2 orang x Rp 1.000 000 = Rp. 2.000 000,-
Total biaya Tetap = W
Biaya produksi awal = V + W

3. Bunga Pinjaman
5% dari biaya produksi = 5% x (V + W) = x

4. Biaya tak Terduga
5% dari biaya produksi awal = 5% x (V + W) = X
Jadi, total biaya produksi = ( V + W ) + 2X

5. Panen Total / Tahun
Setiap modul rata-rata mampu memproduksi sayuran sebanyak 416 tanaman, jika pertanaman memiliki berat 200 gram saja berarti 200 gr x 416  = 83 200 gram atau 83,2 kg. untuk satu kali panen selama  ± 35 hari.

6. Hasil produksi :
Dalam  sistem hidroponik NFT penanaman menggunakan cara rotasi sehingga diharapkan dapat menghasilakan sayuran segar  dengan panen tiap hari. Jadi jika jumlah 20 modul sudah bisa menghasilkan sayuran segar selama 1 bulan 83,2 kg x 20 = 1664 kg.
7. Keuntungan  :

Jika dalam 1 kg sayuran seharga Rp. 5000 dengan menjual langsung pada konsumen, maka Rp. 5000 x 1664 kg = Rp. 8.320 000.- dalam satu bulan.

Hitungan dalam 1 tahun = Rp. 8 320 000 x 12 bulan = Rp. 99.840 000,- 

Kotornya Rp. 99.840 000,- 

Dalam 1 tahun BEP
Budidaya sayuran daun  secara hidroponik sudah inpas 
NB : maaf ada beberapa nilai yang belum saya isi bisa disesuaikan masing2... Semoga bermanfaat

Salam ....
Paktani Hydrofarm


Referensi

  1. Analisis Biaya dan Pendapatan Usaha tani Sayuran Hidroponik Sekala kecil dengan system NFT, https://www.facebook.com/groups/hidroponiku/509126125764580

Thursday, October 8, 2015

Catatan Penting Hidroponik 100 : MICRONUTRIENTS, ESENSIAL BAGI PROSES PRODUKSI.

Catatan Penting Hidroponik 100 : MICRONUTRIENTS, ESENSIAL BAGI PROSES PRODUKSI.

Ada yang beranggapan bahwa unsur mikro tidak sangat diperlukan, dan karenanya dapat diabaikan untuk proses produksi. Pendapat itu salah besar! Hanya karena dibutuhkan sedikit, lalu dianggap tidak esensial adalah “mindset” yang harus ditinggalkan.
Unsur mikro esensial adalah Fe (ferrum), Mn (manganium), Cu (cuprum), Zn (zincum), B (boron), dan Mo (molibden). Ada yang senang menambah panjang daftar ini, dengan memasukkan unsur Co (cobalt), Ni (nikkel), dan Cl (chlor, klor), yang penggunaannya jarang sekali, dan keperluannya sangat khusus. Misalnya untuk membiakkan bakteri Rhizobium, di dalam bintil-bintil akar tanaman kedelai. Diakui bahwa kedelai memang penting, dan unsur mikro diperlukan dalam inokulan pada perlakuan benih, tetapi budidaya hidroponik jauh sekali dari industri produksi kedelai, sehingga unsur-unsur mikro tersebut dapat diabaikan, dan tidak perlu dimunculkan dalam daftar unsur hara esensial mikro.
Unsur mikro esensial pada umumnya banyak berperan sebagai enzym, yang memicu dan memacu suatu proses. Tanpa dia, proses itu tidak akan jalan, dan tanaman mennjukkan gejala penyimpangan dari biasanya, dalam warna, bentuk, ukuran, rasa, dsbnya.
Jika timbul gejala defisiensi, atau “kahat”, maka itu merupakan suatu “warning”, bahwa unsur itu harus secepatnya ditambah, supaya proses hidup bisa kembali normal. Sebagai “pemadam kebakaran” biasanya koreksi yang tercepat ialah dengan “foliar application”, penyemprotan pada daun, jadi diantarkan ke sasaran yang memerlukannya, langsung diproses setempat, dan terkoreksilah kahat tersebut.
Kebanyakan unusr mikro ini terdapat dalam ikatan sulfat, misalnya ferro sulfat, mangan sulfat, cupro sulfat, dan zinc sulfat. B, boron, terdapat dalam bentuk asam borat, dan mungkin pula dalam bentuk borax. Molibden terdapat dalam ikatan Na molibden atau amonium molibden.
Karena ferro++ sering “jahil” atau “antagonistik”, maka “muatan listrik” yang 2 ++ itu dicoba “diberangus” dengan “chelating agent” EDTA, ethylene di-amine tetra acetic acid, menjadi FeEDTA. Tidak antagonistik lagi, maka sebagian besar unsur-unsur mikro lainnya terbebaskan dari antagonisma, dan tetap dapat diberikan dalam bentuk sulfat, unsur B dalam bentuk asam borat, dan unsur molibden dalam bentuk Na-molibdat.
Kemudian, Mn, Cu, dan Zn pun di-chelate-kan, dan bersama asam borat dan Na-molibdat disatukan dalam suatu formula. Sekarang beredar Librel BMX, yang mengandung FeEDTA, MnEDTA, CuEDTA, ZnEDTA, H3BO3, dan Na-molibdat dalam satu formula. Keuntungannya ialah menimbang hanya satu kali, dibandingkan dahulu harus menimbang enam kali.

Monday, October 5, 2015

Catatan Penting Hidroponik 99 : PEMANFAATAN UNSUR HARA SILIKA, UNTUK MELAWAN PENYAKIT CENDAWAN.

Catatan Penting Hidroponik 99 : PEMANFAATAN UNSUR HARA SILIKA, UNTUK MELAWAN PENYAKIT CENDAWAN.

Ingin membeli Catatan Penting Hidroponik Berbentuk fotocopy, halaman 1 - 75, bisa dipesan langsung pada Yos, harga Rp 40 ribu. Sebut nama, alamat, kode pos, nomer HP. Kirim via TIKI, beban Anda. Ongkir akan dituliskan pada sampul paket, jumlahkan, transfer BCA 450 015 6932. Beres!. - Yos Sutiyoso

Oleh : YOS SUTIYOSO

SiO2, silikat, bukanlah suatu unsur hara “esensial”, wajib ada dalam ramuan pupuk hidroponik A-B mix, melainkan “beneficial”, berguna, untuk meningkatkan kesempurnaan racikan pupuk, tetapi tidak akan mencelakakan, bila tidak tersedia. Perannya terutama sebagai penguat dinding sel, sehingga sel tidak mudah “collapse”, bila ditiup angin kering dengan kelembaban nisbah yang rendah. 
Dinding sel yang sekarang sudah diperkuat oleh silikat, dapat meningkatkan toleransi sel terhadap penetrasi mycelia/benang tenunan cendawan patogen, yang akan merasuk ke dalam sel, menyedot sitoplasma isi sel, dan merusak jaringan serta organ tanaman. Terutama budidaya hidroponik yang dilakukan di udara terbuka beratapkan langit, yang daunnya sering basah oleh hujan maupun embun, lettuce-nya mengalami serangan hebat oleh penyakit cendawan Cercospora, penyakit cendawan mata kodok, “frog eye disease”, hingga sayuran tidak layak tampil, silikat dapat meniadakan serangan penyakit tersebut.
Daun yang sering melengkung, akan berdiri tegak bila tanaman diberi nutrisi silikat, sehingga penetrasi cahaya ke dalam tajuk tanaman semakin merata, hingga penampilan gagah dan bobotnya tanaman meningkat. Tiap lekuk dalam tanaman sekarang dapat berfoto-sintesa, dan menghasilkan karbohidrat serta protein yang semakin banyak dan unggul, tercermin dalam derajat pertumbuhan tanaman.
Kerenyahan, crispyness, crunchyness, ketika menyantap sayuran yang mendapat perlakuan silikat ini, so pasti meningkatkan apresiasi terhadap sayuran yang nuansa warnanya menantang untuk disantap. 
Memang tidak selalu bertiup angin surga, kadang ada hambatan yang harus kita alami, misalnya lettuce-nya regas, mudah patah bila tersenggol atau ketika mengepaknya ke dalam kantung plastik, untuk delivery ke supermarket. Keesokan harinya, daun yang patah itu mulai melayu dan menguning di gerai supermarket, dan menimbulkan kesan buruk.
Suatu percobaan dengan Na2OSiO2(?) , yang juga disebut “waterglass”, bahan baku untuk membuat kaca, menunjukkan bahwa untuk melarutkannya diperlukan pH 2,5, jadi kontroversial dengan pH untuk pertanaman yang 6,0. Ada silikat dalam bentuk ikatan lain, yaitu kalium silikat, yang daya lautnya pH 6,0, jadi “acceptable” untuk kerja kita. Hambatan lain muncul yaitu, komoditi ini harus dibeli dalam jumlah besar, karena datangnya juga dengan truk tangki lima ribu liter. 
Pernah dulu ada yang mengimpor amonium silikat dalam bentuk zak-zakan, khusus untuk keperluan pertanian, tetapi yang sekarang sudah tidak diketahui lagi rimbanya
Catatan Penting Hidroponik 38 : PERAN UNSUR P DAN K DALAM MEMANISKAN MELON.

Catatan Penting Hidroponik 38 : PERAN UNSUR P DAN K DALAM MEMANISKAN MELON.

Oleh : Yos Sutiyoso

(Sambungan dari YS CPH No 32 - 37, usaha memaniskan melon.)
Kegiatan telah difokuskan membahas cahaya matahari dan kualitasnya. Dari fihak dalam tanaman, kita telah pula mengerti bahwa terjadi proses foto-sintesa, terbentuknya glukosa, karbohidrat yang "simple sugars". Karbohidrat yang terjadi cukuplah untuk membuat dinding sel-sel, dan untuk pernafasan.
Kalau di media tanam kita beri hara P, maka terjadilah proses foto-sintesa yang sama, tetapi menghasilkan karbohidrat yang besar isi tenaganya, bernama ATP (adenosine tri phosphat), yang menghasilkan poly sakarida, a.l. berbentuk fruktosa, gula buah, yang menyebabkan buah melon manis. Semakin tinggi pemberian hara P, semakin manis buah melon, dan dengan mudah bisa mencapai angka Brix 15.
Dengan semakin banyaknya terjadi karbohidrat, diperlukan semakin banyak unsur K, untuk mengatur proses-fotosintesa, distribusi asimilat, transportasi ke bagian tanaman yang membutuhkannya, dan menum puk-nya ditempat yang cocok untuk membanguan badan tanaman. K bukanlah bahan bangunan, tetapi "tukang ngatur segalanya", dibutuhkan dalam jumlah sangat banyak, malah melebihi alokasi hara N, yang biasanya kita anggap paling banyak dibutuhkan.
Singkatnya : Bila ingin buah melon manis, pakailah P & K dalam dosis tinggi. Dengan mudah dapat dicapai dengan menggunakan MKP, mono-kalium phosphat, KH2PO4, dengan kadar K 28 % dan P 23 %. Agak mahal sedikit memang, tetapi ampuh dalam memaniskan buah melon!
Catatan Penting Hidroponik 58 : MENYETEL pH DENGAN ASAM DAN BASA KUAT

Catatan Penting Hidroponik 58 : MENYETEL pH DENGAN ASAM DAN BASA KUAT

Oleh : Yos Sutiyoso

Menurut buku, pH air baku harus disetel dulu hingga mencapai angka yang kita inginkan, dan barulah pekatan A dan B dimasukkan, untuk mendapatkan larutan A-B mix, dengan pH yang kita inginkan. Nah, menyetel dulu pH air baku, caranya adalah sebagai berikut : pH meter kita celupkan ke wadah air baku dan kita baca angka pH pada monitornya. Misalnya terbaca 7,5 ! Kita inginkan bekerja dengan pH 5,8. Berarti kita harus menurunkan pH air baku itu dari 7,5 ke 5,
Ada 3 pilihan asam kuat yang kita miliki : 1. Asam nitrat, nitric acid, HNO3; 2. Asam sulfat, sulfuric acid, HSO4; 3. Asam fosfat, phosphoric aid, H3PO4.
Kemudian pilihan saya bijaksanakan. Kalau saya menanam bayam, termasuk sayuran daun, maka saya pilih asam nitrat, karena unsur N-nya bisa menunjang pertumbuhan vegetatif sayuran daun.
Pilihan pun tidak salah bila saya jatuhkan pilihan pada asam sulfat,mengingat unsur S menunjang pembentukan protein, jadi juga menunjang pertumbuhan vegetatif. Belanja asam sulfat pun sangat mudah, yaitu di pompa bensin SBPU, di mana terlihat mereka juga menjuali botol plastik berwarna merah, yang berisi "accu zuur", asam aki, yang berisi asam sulfat, entah kadarnya berapa Baume. (Jangan keliru dengan botol plastik berwarna biru, yang berisi aqua destilata, air suling, air aki, yang berisi air bersih melulu dan bisa diminum !)
Asam nitrat bertindak cepat, dengan mengaduk asal-asalan, larutan sudah teraduk rata. Tetapi ... ada bahaya mengancam! Karyawan sering ingin mengintip ke dalam jeriken asam nitrat, untuk mengetahui tinggal berapakah asam nitrat yang berada di dalamnya. Asam nitrat menghasilkan asap/uap, yang bila menyentuh mata, menyebabkan kebutaan. Solusinya : Encerkan ! Buatlah 1 : 9, misalnya 100 ml asam nitrat pekat + 900 ml air bersih = larutan asam nitrat 10 %, yang tidak sebegitu galak lagi, paling-paling baju bolong kalau kecipratan dan kulit melepuh bila ketetesan !
Kalau saya menanam tomat, maka pilihan akan saya jatuhkan pada asam fosfat, mengingat unsur P dapat menunjang pertumbuhan generatif sayuran buah, semisal tomat. Keluhan ialah, bahwa waktu pengadukan agak lama. Tetap berbahaya bila tidak diencerkan menjadi 10 %.


Ada pula kawan yang berbaik hati, menganjurkan penggunaan asam klorida, chloric acid, HCl, yang murah, tetapi oleh saya ditolak, karena unsur Cl-nya merusak rumah-tangga-air sel dan jaringan. Mengenai hal ini nanti diterangkan di bab lain.
Catatan Penting Hidroponik 54 : DAYA LARUT PUPUK KIMIA ANORGANIS

Catatan Penting Hidroponik 54 : DAYA LARUT PUPUK KIMIA ANORGANIS

Oleh : Yos Sutiyoso

Daya larut pupuk kimia anorganis berbeda-beda. Contohnya : Kalsium sulfat, CaSO4, gips, yang bisa dijadikan sumber unsur hara kalsium, Ca, dan sulfur, belerang, S, mempunyai daya larut 1,25 %, jadi benar-benar "slow release", larutnya lambat. Karenanya pupuk ini tidak bisa digunakan pada budidaya hidroponik, yang memerlukan tersedianya unsur hara secara instant sepanjang waktu.
Begitu pula dengan pupuk TSP, triple super fosfat, daya larutnya hanya 1,75 %, tidak pula bisa digunakan pada budidaya hidroponik.
Pupuk kompon NPK (sebenarnya N : P2O5 : K2O), yang memang dibuat sebagai pupuk tabur untuk budidaya di tanah, memang dengan sengaja dibuat "slow release", supaya hara tersedia sepanjang masa, dalam kadar yang rendah.
Sedangkan hidroponik menginginkan tersedianya hara secara instant, dalam kadar yang tinggi, dan terus menerus.
Budidaya hidroponik, yang memerlukan unsur hara yang larutnya instant/langsung, sembarang waktu, tentunya tidak bisa mengandalkan pupuk kompon yang larutnya lambat itu
Catatan Penting Hidroponik 1 : Definisi Hidroponik

Catatan Penting Hidroponik 1 : Definisi Hidroponik

Oleh : Yos Sutiyoso

HIDROPONIK, Hidro=air, ponos=daya, hidroponik = memberdayakan air. Jangan ditulis dan diucapkan sebagai HIDROPHONIK, karena phonos = suara, sehingga menjadi suara air. Ngilu mendengarnya!

Definisi=nya rupa-rupa ! Soilless culture, Budidaya dalam greenhouse, Budidaya anorganik, accchhh, peduli amat, sich, yang penting hasilnya unggul dalam kualitas dan kuantitas, hemat air, hemat energi, versatility/kelincahan-nya tinggi, bersahabat dengan lingkungan, tidak ada pencemaran oleh bakteri E. Coli, dan menghasilkan produk yang sehat, hygienis, aromatis, dengan protein dan vitamin yang melimpah, dan berpenampilan yang menarik dan menimbulkan selera untuk mengkonsumsinya. Memang diakui memerlukan pemodalan yang besar, managerial skill yang tinggi, marketing network yang canggih, dan sumber daya manusia yang handal! Kerjakan !
Catatan Penting Hidroponik 73 : POMPA AIR PADA INSTALASI HIDROPONIK DIBEKALI BACKWASH.

Catatan Penting Hidroponik 73 : POMPA AIR PADA INSTALASI HIDROPONIK DIBEKALI BACKWASH.

Oleh : Yos Sutiyoso

Instalasi hidroponik, misalnya pada NFT, pada pompa airnya, ada pipa pengeluarannya menuju ke talang-talang produksi. Sebaiknya di tempat itu diberi pralon cabang T, dan dengan dilengkapi dua kran, dapat mengalirkan larutan pupuk dari tandon, melalui kran pertama ke talang-talang instalasi produksi, sedangkan kran kedua mengalirkan sebagian kecil larutan kembali ke tandon.Pengaliran kembali ini dimaksud untuk meng-agitasi larutan di tandon, dalam usaha meratakan EC, pH, temperatur larutan, dan oksigen-terlarut.

Terutama pada setiap pagi, di mana volume larutan di tandon ditingkatkan kembali hingga tinggi seharusnya, ditambahi pekatan A dan B hingga angka ideal yang ditetapkan, dan penyesuaian pH dengan asam kuat atau alkali kuat.

Pengaliran kembali ke tandon sering disebut "backwash" atau "backflow", dan juga digunakan untuk mengatur derasnya aliran larutan ke instalasi, dengan membesarkan atau mengecilkan aliran larutan di backwash itu. Bila backwash dikecilkan, maka aliran ke instalsi akan membesar. Sebaliknya bila backwash dibesarkan, akan mengurangi derasnya aliran larutan ke instalasi.

Demikian pentingya backwash ini, hingga dianggap mutlak diperlukan pada setiap pompa pada instalasi hidroponik. Jangan diabaikan!
Catatan Penting Hidroponik 101 : BUDIDAYA HIDROPONIK YANG BEBAS DARI GANGGUAN GULMA.

Catatan Penting Hidroponik 101 : BUDIDAYA HIDROPONIK YANG BEBAS DARI GANGGUAN GULMA.

Oleh : Yos Sutiyoso


Budidaya hidroponik NFT (nutrient film technic) yang memakai talang hujan sebagai gully, bertanam sayuran dalam media larutan nutrisi yang mengalir, pada ketinggian yang berkisar antara 30 - 80 cm dari permukaan lantai, biasanya bebas dari gulma. Hal ini disebabkan bahwa gulma tidak ada tempat berpijak dan memperbanyak diri pada talang hujan yang terbuat dari PPCatau sejenisnya. Apalagi bila system NFT itu berada dalam greenhouse yang beratapkan helaian plastik UV, dan sekelilingnya dibungkus dengan kasa, yang tidak bisa dilalui oleh burung dsbnya, yang mungkin membawa potongan tumbuhan yang mengandung benih gulma. Gulma itu mengganggu sekali proses produksi, karena persaingannya memperebutkan nutrisi dari media tanam, dan sering merekalah yang menang, dan kita hanya memanen sisa yang dirampas oleh gulma. Pun mungkin terjadi perebutan oksigen/udara karena hidup berdesakan dengan gulma. Pun keadaan diperparah oleh perebutan "lebensraum", bahasa Jerman mengenai Lingkungan Hidup. Dengan tidak adanya saingan gulma, tajuk tanaman tumbuh leluasa ke segala arah, menjadi suatu kesatuan yang bulat, bersentuhan dengan tanaman tetangganya, saling mengisi semua kekosongan. Gulma sering menjadi inang tambahan bagi beberapa hama, contohnya "leafminer", pengorok daun Lyriomyza, dari menyerang gulma beralih menyerang tanaman pokok, sehingga bisa menyebabkan gagal panen. Bila kita panen tanaman pokok, dan gulma terikut dalam kemasan, akan merusak penampilan sayuran segar kita di mata konsumen, dan ini harus dihindari, karena dapat merusak citra merk dagang.
Catatan Penting Hidroponik 76 : PENAMPILAN SAYURAN JAHUD, TETAPI TIMBANGANNYA ENTENG.

Catatan Penting Hidroponik 76 : PENAMPILAN SAYURAN JAHUD, TETAPI TIMBANGANNYA ENTENG.

Oleh : Yos Sutiyoso


Di kebun, sayuran terlihat berukuran besar, berpenampilan gagah menggiurkan, tetapi ketika ditimbang, menunjukkan angka timbangan yang rendah. Penjualan yang berdasarkan timbangan akan sedikit dikecewakan. Boleh dikatakan “berat jenis”, “specific gravity”-nya kecil, yang menyebabkan tonnase-nya dibawah harapan, mengingat transaksi jual beli sayuran berpedoman pada bobot.
Sebabnya ialah sayuran terisi penuh dengan air dan unsur hara nutrisi yang ringan. Misalnya air H2O, yang berat molekulnya (2 X 1 ) + 16 = 18 (dengan berat atom H = 1, dan O = 16). Hara/nutrisi yang ringan, misalnya amonium, NH4+, yamg berat kation-nya = 18 (dengan berat atom N = 14, dan H = 1)
Masuknya air ke dalam body sayuran, ialah karena terbawa sebagai mantel air kation dan anion, yang diserap akar dari media tanam. Garam-garam komponen pupuk hidroponik, yang anorganis, selalu berbentuk elektrolit, yang dalam air akan terurai menjadi kation dan anion. Tiap ion dibungkus oleh mantel air, sehingga air akan turut masuk terserap oleh akar ke dalam body tanaman, menunggangi wahana kation dan anion yang masuk terserapoleh akar. Semakin banyak ion yang terserap akar, semakin banyak mantel air yang turut terserap ke dalam akar, diangkut ke tajuk, memasuki sel-sel yang berada di seluruh tajuk, dan membentuk sel-sel raksasa. Tanaman terlihat besar dan gagah.
Amonium NH4+, bobotnya kecil, yaitu 14 + (4 X 1)= 18, dan terlihat seringan air, yang juga 18. Karena ringannya, maka akar menyerapnya sebanyak mungkin. Air, yang merupakan mantel setiap ion, akan turut terserap banyak, masuk dari mana-mana melalui lubang noktah di dinding sel. Di dalam sel, air mengisi kantung vakuola penuh dengan air, yang menyebabkan ukuran sel membesar, dan menyebabkan turgor/tegangan sel membesar. Tanaman terlihat besar, gagah dan menggiurkan.
Tetapi ... sel penuh dengan air dan amonium, kedua-duanya ringan, maka “berat jenis sayuran” mengecil, dan sayuran menjadi ringan timbangannya. Padahal penampilannya besar, gagah menggiurkan!
Hal ini terjadi kalau kita berlebihan memberi amonium, yang berarti tanaman mengalami “ammonium toxicity”, keracunan/kelebihan amonium.
Nitrat, NO3-, yang juga sumber hara N, yang jauh lebih berat, tidak akan menujukkan gejala toksisitas demikian. Karena beratnya, tidak banyak nitrat diserap, air pun tidak banyak memasuki sel, sel dipenuhi dengan nutrisi, tanaman berat-jenisnya meningkat, dan tanaman berat di timbangan. Produsen beruntung dalam timbangan.
Catatan Penting Hidroponik 77 : SAYURAN PENAMPILANNYA BESAR MENARIK, TETAPI TIADA RASA KETIKA DIKONSUMSI.

Catatan Penting Hidroponik 77 : SAYURAN PENAMPILANNYA BESAR MENARIK, TETAPI TIADA RASA KETIKA DIKONSUMSI.

Oleh : Yos Sutiyoso

Sayuran penampilanmya besar, gagah, dan menarik, membangkitkan selera pada pembe- lanja untuk membelinya. Setelah dihidangkan di meja makan, barulah ketahuan bahwa rasanya jauh dibawah kesan penampilannya. Mengapa sayuran itu bisa begitu hambar?
Jawabannya adalah : Disadari bahwa untuk mencapai bobot panen yang tinggi, diperlukan dipacunya pertumbuhan vegetatif, dengan meningkatkan asupan nitrogen. Yang murah adalah yang dalam bentuk amonium. Maka ditingkatkanlah asupan Amonium sulfat, (NH4)2SO4, yang menghasilkan N-amonium sebesar 21 %. Atau digunakan Urea, CO(NH2)2, dengan N-NH4+ sebesar 46.6 %.
Amonium adalah kation yang ringan. NH4+, yang berat kationnya 18 ( dengan berat atom N = 14, dan berat atom H = 1) adalah seringan air, H2O, yang juga 18 berat molekulnya.
Karena ringannya, maka dengan rakus akan diserap sebanyak mungkin masuk melalui akar, diangkut melalui xylem apikalis, mengarah ke atas, dan memasuki sel dari jaringan di semua organ tumbuhan. Disadari bahwa setiap ion, kation “as well as” anion, selalu di-mantel-i air, maka dengan banyaknya air yang masuk dan terkumpulnya di kantung-kantung vakuola, maka terbentuklah sel-selraksasa, yang menyebabkan panampilan tanaman besar dan gagah, ..... besar, tetapi sel hanya berisi air dan amonium tok, konsistensi sel encer, dan jangan mengeluh bila sayurannya hambar rasanya.
Solusinya adalah : Kurangi asupan amonium. Bila tanaman masih memerlukan N untuk pembesaran badannya, gunakan N-nitrat, yang walaupun ukurannya hanya kecil, tetapi kekompakannya baik, dapat menjamin rasa sayuran, yang rangsangannya didapat melalui syaraf-syaraf di ujung lidah! Sebagai sumber N-nitrat, gunakanlah kalium nitrat, KNO3, dengan bonus hara kalium, K, yang dapat meningkatkan rasa. Atau gunakan magnesium nitrat, Mg(NO3)2, dengan bonus hara magnesium, Mg, yang akan memacu pembentukan klorofil(chloros = hijau; phyllos = helai daun), yang berarti dalam proses foto-sintesa asimilasi karbohidrat. Atau gunakan kalsium nitrat, 5Ca(NO3)2.NH4NO3.10H2O, dengan bonus hara kalsium, Ca, yang memperkuat dinding sel dan meningkatkan ketahanan terhadap serangan penyakit cendawan. Disamping itu, unsur Ca dapat mempengaruhi titik tumbuh meristem di ujung akar, tepat di bawah udung akar, dengan meningkatkan jumlah, panjang, dan bercabangnya perakaran.
Catatan Penting Hidroponik 78 : PENAMPILAN SAYURAN MENARIK, TETAPI DAYA SIMPAN DI GERAI TERLALU SINGKAT.

Catatan Penting Hidroponik 78 : PENAMPILAN SAYURAN MENARIK, TETAPI DAYA SIMPAN DI GERAI TERLALU SINGKAT.

Oleh : Yos Sutiyoso
Penampilan sayuran besar, gagah, menarik, tetapi “shelf-life”, daya simpan di gerai supermarket singkat. Sebabnya ialah konsistensi selnya patut disesalkan. Konsistensi sel ialah kondisi di mana kepadatan kation dan anion di dalam vakuola sel diatur, dan disesuaikan dengan “water retaining capacity”, daya mengatur rumah-tangga-air di dalam sel. Seperti diketahui, jumlah air yang masuk ke dalam sel, berbanding lurus dengan jumlah ion yang masuk dan berada di dalam vakuola sel! Semakin banyak ion di dalam vakuola sel, semakin banyak air dapat dipertahankan dalam sel, dan semakin tinggi turgor atau tegangan sel, dan tanaman tampak tegak, segar, dan gagah. Tetapi ...
... bila RH (relative humidity) udara rendah, maka sel cepat kehilangan air atau dehidrasi, dan tanaman segera menampakkan gejala layu.
... bila temperatur terlalu tinggi, terpaksa sayuran meningkatkan respirasi untuk mendinginkan badannya, tanaman akan banyak kehilangan air/dehidrasi, tanaman melayu. Malahan dalam keadaan yang lebih parah, karena sayuran sangat peka terhadap pengaruh lingkungan, dehidrasi dapat menyebabkan turgor sel mengendur, kilau daun berkurang, menimbulkan kesan kusam, berlanjut dengan tanaman mengalami “plasmolysa”, yaitu nyoploknya sitoplasma dari dinding sel dan kemudian menepi, akhirnya selnya mati, berubah warna menjadi kuning, akhirnya hitam, dan kita menyebutnya “nekrosis”.
Konsistensi selnya dianggap terlalu rendah, terlampau banyak air memasuki sel, terbawa sebagai mantel air ion-ion. Diduga ion yang memenuhi vakuola terdiri atas ion-ion yang ringan-ringan, a.l. amonium, NH4+, yang berat kationnya 18 (Berat atom N = 14; berat atom H = 1, dan 4 H = 4. Dijumlahkan menjadi 14 + 4 = 18.) (Sama ringannya dengan molekul air, H2O, yang juga beratnya (2 X 1) + 16 = 18 pula.)
Solusi yang mudah ialah mengurangi asupan amonium. Bila tanaman masih memerlukan nurisi N untuk memperbesar body tanaman, please gunakan nitrat, misalnya kalium nitrat, KNO3, dengan kadar N-nitrat 13 %, dengan bonus unsur kalium, K, sebesar 38 %, yang baik sekali mengatur proses foto-sintesa, distribusi, transportasi, dan pergudangan hasil asimilat. Atau gunakan kalsium nitrat, 5 Ca(NO3)2.NH4NO3.10H2O, dengan kadar N-nitrat sebesar 14,4 %, dengan bonus unsur hara kalsium, Ca, yang memiliki pengaruh pada meristem titik-tumbuh di ujung akar, perangsangan untuk membentuk lebih banyak, - panjang, - bercabang, sistem perakarannya.
EC dan volume pemberian pupuk yang terlalu rendah pun tidak sanggup “menggandoli” supaya air tetap di dalam sel. Air banyak menguap, terjadi dehidrasi sel, turgor kendur, melayu, tidak menarik lagi. Shelflife, umur di gerai supermarket, menjadi pendek.

Catatan Penting Hidroponik 79 : PIPA PRALON SEBAGAI GULLY UNTUK PRODUKSI SAYURAN HIDROPONIK.

Oleh : Yos Sutiyoso


Bila larutan mengalir dalam pipa pralon, maka aliran larutan akan memusat ke tengah pipa, dan membuat ke dalaman yang tebal, kadang mencapai > 2 cm. Apalagi bila yang digunakan pipa pralon ukuran 2 inch. Kedalaman yang sedemikian itu tidak bisa disebutkan “film” lagi, mengingat yang dinamakan film adalah lapisan yang tipis, sekitar 3 mm.
Kedalaman hingga > 2 cm, menyebabkan oksigen terlarutnya hanya rendah saja, dan tentunya berpengaruh pada proses respirasinya, yang bertugas menghasilkan energi, yang kemudian akan digunakan untuk menyerap nutrisi oleh akar dari larutan yang mengalir. Sulit untuk sekarang mengkategorikannya sebagai NFT, singkatan dari “nutrient film technic”, karena ketebalan aliran airnya. Hasil produksi dari instalasi pralon jarang dapat mencapai ukuran yang mengesankan, biasanya agak kurus, jangkung, dan biasanya bolting, telah mengeluarkan tangkai bung yang menjulang ke atas.
Perhatikanlah bahwa semua akar berkumpul ditengah pipa, dan berdesak-desakan berebutan makanan, dan banyak yang kalah, sehingga tanaman tidak rata pertumbuhannya.
Kalau tanamannya tinggi, maka tanaman yang ditanam dalam pipa, sering doyong, dan pertumbuhan selanjutnya timpang keseimbangannya. Pipa kadang terbawa miring dan air akan tumpah keluar dari lubang tanam. Apalagi bila ditanam dengan sistem A, dengan harapan akan mendapatkan populasi yang lebih tinggi per m2, pertumbuhan akan a-simetris, sehingga sulit dalam pengepakan produk untuk delivery ke supermarket.
Kalau ukuran pipanya besar, dan kita memakai netpot, maka sering akar tidak bisa mencapai larutan, dan tanaman akan melayu. Untuk menolongnya, kadang digunakan wick, yang memperpanjang jangkauan hingga sekarang dapat menjangkau larutan di dasar pipa. Wick menyalurkan larutan ke atas, sangat tergantung dari cuaca. Bila RH (relative humidity) tinggi, misalnya menjelang, sedang, atau setelah hujan, maka tidak ada “negative pressure” pada tajuk, yang dapat menyedot air dari dasar pipa ke tayuk tanaman. Maka pada saat itu derajat pertumbuhan mendekati nol.
Untuk hobbyist, skala rumah tangga, pipa pralon cocok, dan banyak digunakan sebagai gully, dan dapat menghasilkan sayuran dengan ukuran yang lumayan. Untuk memberi kadar nilai oksigen-terlarut yang lumayan, maka sebaiknya diberi kelandaian, setidaknya sebesar turun 1 cm untuk tiap meter pipa. Dengan adanya kelandaian, maka akan ada aliran larutan, akan timbul riak-riak, yang akan meningkatkan butiran air merambah oksigen dari udara, dan meningkatkan kadar oksigen-terlarut.
Pipa pralon berbagai ukuran bisa didapat dengan harga miring, di tiap toko bahan bangunan, di setiap jalan besar, di tiap kota.
Catatan Penting Hidroponik 80 : TALANG HUJAN, DENGAN DASARNYA YANG RATA, LEBIH UNGGUL UNTUK NFT.

Catatan Penting Hidroponik 80 : TALANG HUJAN, DENGAN DASARNYA YANG RATA, LEBIH UNGGUL UNTUK NFT.

Oleh : Yos Sutiyoso
Talang hujan rumah tangga, yang dasarnya rata, memberi kesempatan akar tersebar merata, mencegah tumbuh berdesak-desakan, mengurangi kompetisi menyerap nutrisi dari larutan yang mengalir. Keleluasaan menyerap hara tentunya berpengaruh positif pada penyerapan nutrisi oleh akar, sehingga menyebabkan derajat pertumbuhannya besar.
Dasar talang yang rata menyebabkan aliran nutrisi tipis-tipis saja, hanya setipis 3 mm, sehingga mempunyai kemungkinan menyerap oksigen dari udara sangat besar, dan dengan demikian meningkatkan kandungan oksigen-terlarut. Proses respirasi dapat berjalan jauh lebih baik, menghasilkan energi lebih banyak, dan sanggup menyerap nutrisi lebih banyak. Juga nutrisi yang bobotnya relatif lebih berat akan lebih mudah terangkat, misalnya K yang berat atomnya 39, Ca yang 40, dan unsur hara mikro a.l. Fe, ferrum, yang 57. Dengan semua unsur dapat terserap dalam jumlah yang memadai, maka dapat dipastikan bahwa konsistensi sel optimal, pertumbuhan dan kualitas hasil pasti lebih baik.
Dalam NFT, nutrient film technic, dimungkinkan memperbesar kelandaian, atau “slope” talang. Misalnya dari kelandaian 1 : 40, yang berarti tangens = 2,5 %, bisa saja kita tingkatkan menjadi 1 : 20, = tangens 5 %, yang menyebabkan larutan nutrisi mengalir lebih cepat, dan dalam turbulensi-nya meningkatkan kadar oksigen-terlarut, sehingga respirasi tanaman lebih gencar.
Flowrate atau curah larutan nutrisi dalam talang yang biasanya 1 liter/talang/menit, kita tingkatkan menjadi 2 liter/talang/menit, sehingga derasnya aliran nutrisi dalam talang menjadi semakin kuat, dan unusur-unsur hara dapat terserap lebih banyak, sehingga anabolisma/pembangunan body tanaman bisa berlangsung lebih pesat.
Pemeliharaan tanaman dalam kondisi matahari cerah sepenuhnya dari pagi hingga sore, akan menyebabkan proses foto-sintesa berjalan lebih lancar. Karbohidrat yang terbentuk berjumlah banyak, menyebabkan daya dukung respirasi tanaman optimal. Energi yang terbentuk leluasa, sehingga semua unsur hingga yang berat sekalipun terangkat. Sel, jaringan, dan organ, terbentuk sempurna, tinggi kualitas dan kuantitas hasil produksi.
Disilakan memperhatikan gambar dan foto instalasi hidroponik dan tanamannya pada majalah-majalah luar negeri, terlihat bahwa semua projek NFT yang komersial, selalu beralaskan talang gully yang dasarnya rata, flat, berbentuk empat persegi atau trapezium. Tidak terlihat digunakannya pipa pralon bulat.
Talang hujan rumah tangga banyak dijual di toko bahan bangunan, atau yang secara populer disebut Toko Material. Gully bentuk empat persegi atau trapezium, mulai terlihat ada yang mengimport dan mulai diproduksi di dalam negeri.