Monday, August 10, 2015

Thursday, July 23, 2015

Plastik UV

Plastik UV

Status : Draft
Panduan Pertanyaan :
  1. Ngomong-ngomong, kalau plastik UV yang lumayan bagus/standard farm komersil, itu yang merk apa-apa aja, ya? Tebal standard 200 micron, khan? Tahan UV berapa persen, ya? - Pak Indra Gunawan 
Jawaban-jawaban penting yang perlu dijabarkan :

 Yg paling bagus katanya Vatann dr Turki, nahan/memantulkan UV 14%, nah kl perlu info 14% dr berapa ppm, ada uv index utk tiap2 daerah, cm sy lupa lagi dulu dapat dr mana hehe
- Pak Sugeng Widyarso 

Yg taiwan lbh mahal dari yang turki. Tapi lbh panjang sedikit. Dan dari importir konon katanya, yg vatan sekitar 3 taunan, yg taiwan 5 taunan.Cmiiw
- Mba Mely Kwok 

Yg vatan lebih mahal kalau harga normal. UV dan anti bakterinya digaransi minimal 3th. Daya tahan plastiknya 5th-an
- Hidroponik Di Surabaya

Produk import yg bagus saat ini vatan (turki) atau toyotani (china), bagus karena lebar mencapai 6m dan 8m tebal bisa 200micron. Saat ini saya sudah pake 3tahun (vatan) belum ada tanda2 remuk dan pada saat pemasangan vatan lebih mudah rapih ..tp harganya tinggi.Produk lokal saat ini yg bagus menurut saya, hanya dari 1 pabrik, dng spek 14% tebal 200micron ada lebar 3m dan 4,2m. Klo pabrik lokal bisa buat lebar 6m cuma tebelnya jadi 180micron..

Di sambung bisa, tp rawan bocor.
Klo bentuk tropical masih bisa, bentangan 10m.
Tp klo mau bisa juga di jadikan 2 atap, masing2 lebar 5m.

- Argatan Rafaine

Friday, June 5, 2015

FAQ, Hal-Hal yang Sering Ditanyakan.

FAQ, Hal-Hal yang Sering Ditanyakan.

Q. Kenapa pada Hidroponik tidak boleh menggunakan Tanah ?
A. Karena tanah tidak INERT dan tidak Steril

Q. Kalo begitu kompos tidak bisa dipakai hidroponik dong karena kompos tidak steril ?
A. Ya kompos tidak bisa dijadikan media tanam hidroponik karena tidak INERT dan Tidak Steril.

Q. Kalo pecahan bata dan sejenisnya bisa dijadikan media hidroponik ? Kan bata terbuat dari tanah
A. Bata meskipun terbuat dari tanah bisa dijadikan media tanam hidroponik karena bata terbuat dari Clay (tanah liat) yang biasanya miskin akan unsur hara dan sudah mengalami pembakaran jadi sudah steril

Kontributor : Toni PSM

Friday, May 29, 2015

Aeroponik Bibit Kentang

Status : Draft
Panduan Pertanyaan :

  1. Apa itu Aeroponik ? 
  2. Pembibitan kentang secara tradisional seperti apa ?
  3. Kalau pembibitan kentang secara aeroponik ?
  4. Hitung-hitunan bisnis aeroponik kentang ? 
Panen Aeroponik Bibit Kentang
Gambar Oleh : Arfinudin Ahmad (BBH)
Airnya disemprotkan lewat nozel dan dikembalikan lagi kebak penampungan dari stek bibitnya. - Arfinudin Ahmad

Untuk dataran rendah, Emenkentang Granola, menyarankan untuk menggunakan varietas merbabu atao agria.


Referensi


  1. Jawa Barat Masih Impor Benih Kentang, http://nasional.inilah.com/read/detail/2167494/jawa-barat-masih-impor-benih-kentang
  2. Teknologi Perbanyakan Bibit Kentang Bermutu, http://bbp2tp.litbang.pertanian.go.id/index.php/info-teknologi/488-teknologi-perbanyakan-bibit-kentang-bermutu
  3. Analisis Produksi dan Pemasaran Bibit Kentang dan Analisis Pendapatan Usahatani Kentang, Studi Kasus di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat, http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/23035
  4. Kentang Dataran Rendah Berprospek Tinggi, http://www.bic.web.id/login/inovasi-indonesia-unggulan/550-kentang-dataran-rendah-berprospek-tinggi
  5. Bertanam Kentang Di Dataran Rendah, http://cybex.pertanian.go.id/materipenyuluhan/detail/3398

Tuesday, May 12, 2015

Membuat Sendiri Gully dari Talang Air

Status : Draft

Panduan Pertanyaan :
  1. Talang seperti apa yang dapat digunakan ?
  2. Bagaimana caranya ?
  3. Gully Semai, Remaja, Dewasa ?

Panduan Umum 

Kemiringan yang umumya nya digunakan adalah tangen 3% s/d 6%, maksudnya jika  3%, berarti  Per  meternya beda ketinggian 3 cm, dst-nya. Kemiringan gully  ini , akan sangat berpengaruh terhadap oksigen yang bisa ditangkap oleh aliran air dalam gully, semakin miring maka oksigen yang terkandung dalam aliran nutrisi semakin besar. Menurut Opa  Yos, kemiringan terbaik adalah tangen 6%

Gully Semai

Untuk Gully semai akan dicoba menggunakan :
  1. Rockwol
  2. Pasir malang
  3. Zeolit
  4. Pecahan batu bata

Rockwoll

Jika gully semai menggunakan rockwoll maka penampakannya seperti talang paling kiri pada gambar dibawah ini : 

Foto Sistem NFT Aha Bkc

Gully Remaja

Butterhead Rex di Gully Remaja. Gambar Oleh : Deli Hidroponik
Selang inlet menggunakan selang HDPE 7mm (diameter luarnya). Metode yang digunakan adalah 2 talang menjadi 1 gully. Pada foto diatas talang yang digunakan adalah merk champion.

Jarak antar (pusat) lubang untuk gully remaja biasanya 12.5 cm.

Gully Dewasa

Jarak antar (pusat) lubang untuk gully dewasa tergantung jenis tanaman biasanya  antara 15 cm s.d 20 cm bahkan ada yang membuat sampai 25 cm.

Pengaturan Debit Inlet


Foto Oleh : Lina Magdalena‎ (BBH)


 Fungsi T dan kran adalah untuk mengatur debit inlet, standarnya, debit inlet per talang diatur 1 atau 2 liter per menit.

Beberapa Masalah yang Sering Ditemui pada Gully dari Talang Air

1. Aliran Air Tidak Jalan Ditengah, Tetapi Ke Bagian Pinggir Gully, Sehingga Netpot Tidak Terkena Aliran Air 
Instalasi Hidroponik Milik Om Aha Bkc, akibat aliran air nya mengecil air tidak melewati bagian tengah gully, sehingga akar tidak terkena aliran air. 



Untuk mengatasi masalah ini, Om Soelis memberi tips sebagai berikut : Amplas halus bagian tengah untuk membuat jalur airnya.


2. Pada Ujuang Gully, Air Merayap Ke Tiang Penyangga Gully, Sehingga Air Menetes Keluar Dari Sistem.
Om Fuyung, sudah memberi tips untuk mengatasi masalah ini, insyaAllah nanti akan diupdate

Manajemen Kebun Hidroponik

Untuk manajemen kebun hidroponi, dapat dibaca di : http://belajar.bebeha.org/2015/11/manajemen-kebun-hidroponik.html

Referensi



Thursday, April 30, 2015

Aeroponik : Sebuah Pendahuluan

Status : Draft

Panduan Pertanyaan :
  1. Apa itu aeroponik ?
  2. Apa kelebihan dan kelemahan aeroponik ? 
  3. Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sistem aeroponik ?


Aeroponik atau sering disebut sisitem pengkabutan adalah salah satu system hidroponik dimana menggunakan udara dengan kabut nutrisi sebagai media
Teknik aeroponik , anak-semai dibungkus pangkal akarnya dengan sejumput rockwool, lalu ditancapkan pada lubang-tanam berdiameter 3 cm, pada styrofoam ketebalan 3 cm, dengan medium density. Tiga puluh cm di bawah helaian styrofoam ada dibentangkan slang poly-ethylene, dan padanya tiap meter ditancapi sprinkler, yang dengan tekanan 2 atmosfir, menghasilkan kabut sebanyak 0,85 liter/menit, atau 50 liter/jam, yang membasahi perakaran terus menerus, tanpa hentinya. Tidak dibenarkan untuk mematikan pompa, walau malam hari tidak ada sinar matahari sekalipun

akarnya bergelayutan bebas ke bawah. akar bermandikan butiran halus, yang kandungan oksigen-terlarutnya sangat tinggi, yang sangat menunjang proses respirasi. Larutan yang tidak mengenai akar dikumpulkan dan dialirkan kembali ke tandon/reservoir larutan nutrisi, untuk re-sirkulasi.

Jarak antara satu dengan lain sprinkler adalah 1 meter. Gunakan sprinkler sesedikit mungkin, supaya tekanan pompa dibagi atas sprinkler yang jumlahnya sedikit itu, hasil semburannya tetap tinggi. Kalau terlampau banyak sprinkler, maka tekanan di masing2 sprinkler turun, dan "misting" tidak terjadi!.Koncinya = misting, kabut!

Percobaan yang berhasil baik telah pula dilakukan terhadap aeroponik produksi bunga potong Chrysanthemum/krisan dan Lily. Umur tanaman dapat direduksi dari 12 minggu menjadi 8 minggu. Jumlah kuntum bunga yang mekar serempak dapat ditingkatkan dari dua menjadi tiga kuntum. Kecerahan warna dan aroma dapat pula ditingkatkan sedikit












Referensi

  1.  Catatan Penting Yos Sutiyoso
  2. Urban Farming: DIY Aeroponics, http://www.farmxchange.org/diy-aeroponics/


Tuesday, May 13, 2014

Bio pestisida

Bio pestisida

Diposting Oleh : Leyla Wijaya di Belajar Bareng Hidroponik


Bio pestisida adalah penggunaan pestisida dengan bahan baku utama mikroorganisme. Contoh bakteri, virus, dan cendawan. Berbeda dengan hama yang merugikan petani, pasukan biopestisida ini bertugas menyerang hama tertentu. Hama yang terkena semprotan biopestisida ini akan terhambat perkembangannya bahkan bisa mati. Namun demikian dalam penggunaannya memerlukan lingkungan khusus.

Contoh biopestisida ini adalah ....



a. Cendawan Verticillium lecani digunakan untuk mengendalikan kutu putih, aphids, thrips, dan mites. Tak hanya itu sejenis nematoda yang disebut larvanem juga banyak dipilih untuk mengontrol larva black vine dan kutu kebul.
b. Bacillus thuringensis (Bt) adalah jenis paling populer yang banyak digunakan untuk mengendalikan ulat pemakan daun di sayuran dan buah-buahan.
c. Virus Se NPV untuk Ulat grayak pada bawang
d. Virus Sl NPV untuk Ulat grayak pada cabe, kacang dan tembakau
e. Gliocladium sp untuk Jamur Fusarium, Phytopthora
f. Trichoderma untuk Jamur Fusarium, Phytium
g. Corynebacterium untuk mengendalikan penyakit pathek/antraknose pada cabe, embun tepung pada tanaman hortikultura, Xanthomonas pada tanaman padi, bercak daun pada bawang merah

PESTISIDA NABATI

Adalah pestisida yang bahan baku pembuatannya diambil dari berbagai tanaman dan hewan
Kelebihan dari pestisida berbahan baku nabati antara lain :Mengalami degradasi/penguraian yang cepat oleh sinar matahari.Memiliki efek/pengaruh yang cepat, yaitu menghentikan nafsu makan serangga walapun jarang menyebabkan kematian.
Toksitasnya umumnya rendah terhadap hewan dan relatif lebih aman pada manusia (lethal dosage (LD) >50 Oral).Memiliki spektrum pengendalian yang luas (racun lambung dan syaraf) dan bersifat selektif.Dapat diandalkan untuk mengatasi OPT yang telah kebal pada pestisida sintetis.Phitotoksitas rendah, yaitu tidak meracuni dan merusak tanaman.

Kelemahan penggunaan pestsida nabati sebagai berikut :Cepat terurai dan aplikasinya harus lebih sering.Daya racunnya rendah (tidak langsung mematikan serangga/ memiliki efek lambat).Kapasitas produksinya masih rendah dan belum dapat dilakukan dalam jumlah massal (bahan tanaman untuk pestisida nabati belum banyak dibudidayakan secara khusus).Ketersediaannya di toko-toko pertanian masih terbatas

Sumber : Pengendalian Hama Dengan Insektisida Botani